Dukungan Windows 7 Dihentikan, Pasaran PC Naik

Dipublikasikan oleh Mohammad Yusnanda pada

Dukungan Windows 7 Dihentikan, Pasaran PC Naik

Pasaran PC semakin lesu dan juga terus menerus mengalami penurunan sejak tujuh tahun lalu tanpa adanya grafik naik. Pada 2019, akhirnya tanda-tanda tren itu akan berbalik.

Laporan awal dari sebuah lembaga riset pasar yaitu Gartner menyebutkan bahwa angka pengiriman PC secara global mengalami kenaikan tipis.

Yaitu sebesar 0,6 persen pada 2019, dibanding dengan tahun sebelumnya 2018.

Volume pengiriman PC sepanjang tahun 2019 lalu tercatat sekitar 261 juta unit. Sementara, angkanya pada 2018 adalah di 259 juta unit.

Memang dengan kenaikan angka yang cukup tipis, tetapi untuk tahun 2019 permintaan PC kembali meningkat setelah beberapa tahun lalu mengalami penurunan tanpa adanya grafik naik.

Definisi “PC” di sini adalah mencakup komputer desktop, laptop, serta perangkat ultramobile premium semacam Microsoft Surface, tetapi tidak termasuk dari iPad atau Chromebook.

Dihimpun dari situs milik Gartner, Jumat (17/1/2020). Analis utama senior Gartner Mikako Kitagawa mengatakan bahwa peningkatan pasaran PC pada tahun 2019 didorong oleh permintaan tinggi dari kalangan para pebisnis.

“Pasar PC mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak tahun 2011. Hal ini didorong oleh permintaan bisnis yang tinggi untuk Windows 10, terutama di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Jepang,” ujar Kitagawa.

Windows 10 memiliki kontribusi terhadap kenaikan di pasar PC karena para pelaku bisnis sibuk beralih dari Windows 7. Yang memang masa dukungannya sudah dihentikan oleh Microsoft pada tanggal 14 Januari 2020.

“Kami berharap pertumbuhan di pasar PC ini akan terus berlanjut hingga tahun depan karena banyak bisnis di daerah berkembang seperti China, Eurasia dan negara berkembang Asia Pasifik masih banyak yang belum melakukan upgrade,” imbuh Kitagawa.

Pada 2019, Lenovo kembali menguasai pangsa terbesar di pasaran PC global. Lalu disusul secara berturut-turut oleh HP, Dell, Apple, Acer, dan Asus.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *