Chipset Gaming Akan Dibawa Mediatek ke Kelas Yang Lebih Murah

Dipublikasikan oleh Sampoerna Fitra pada

Chipset Gaming

Smartphone gaming sekarang tengah booming, begitu juga dengan chipset gaming sebagai jantung dari smartphone gaming. Tahun lalu sudah tersedia Snapdragon 730G dari Qualcomm dan Helio G90T dari MediaTek.

Kedua prosesor ini menargetkan rentang harga menengah ke atas atau kelas flagship. Namun sepertinya MediaTek akan membidik segmen baru dengan chipset gaming berikutnya.

Rumor yang beredar dari rilis chipset Helio G70 yang tertunda, perusahaan mengkonfirmasi bahwa SoC G-series low-end akan datang.

Dilansir dari Android Authority, Yenchi Lee dari MediaTek mengatakan chipset itu akan berada di bawah seri G90 dalam hal kemampuan tetapi tidak banyak.

“Jelas, ini lebih rendah dari G90T, ini lebih untuk pasar massal,” ujar Lee, seraya menambahkan chipset gaming baru “segera.”

Perusahaan tidak mengungkapkan spesifikasi, tetapi mudah-mudahan itu tidak jauh berbeda dalam hal kinerja.

Namun demikian, satu dugaan mengarah ke desain CPU octa-core (dua Cortex-A75 dan enam Cortex-A55) dan GPU Mali-G52 MC2.

Tentang pembaruan GPU dan teknologi tri-cluster

Perusahaan ini juga mempelopori tren CPU tri-cluster atau triple power. Domain yang saat ini terlihat pada banyak chipset unggulan, membagi core CPU menjadi tiga yaitu core besar, sedang, dan kecil.

Cluster ini tidak terlihat pada prosesor Dimensity 1000 atau Dimensity 800 baru, tetapi MediaTek mengatakan perusahaan tidak menyerah pada teknologi ini.

“Saya pikir kami terus melakukan teknologi tri-cluster ini, dan Anda akan segera melihatnya di masa depan,” kata Lee, tanpa mengungkapkan kapan akan diluncurkan.

Di pihak lain, Qualcomm mengungkapkan fitur keren pada peluncuran Snapdragon 865 dan 765 bulan lalu, mengumumkan bahwa ia akan menawarkan pembaruan GPU melalui Play Store.

Ini berarti Anda tidak perlu menunggu pembaruan sistem untuk mendapatkan driver grafis terbaru dan perbaikan untuk ponsel Anda. MediaTek mengatakan sedang menyelidiki teknologi ini juga.

“Ya, kami mencoba untuk melihat apakah kami akan bisa melakukan itu di masa depan,” kata Lee, tetapi bisakah kita melihatnya pada tahun 2020?

“Kami belum memiliki timeline. Kami harus memastikan bahwa kami bekerja dengan mitra kami untuk menyediakan itu,” pungkas Lee.

Info menarik lainnya klik Disini


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *