Ada Kamera AI Deteksi Ponsel Saat Mengemudi di Australia

Dipublikasikan oleh Windia Ratna pada

New South Wales yang merupakan negara bagian di Australia menerapkan kamera kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI). Kamera AI ini mampu deteksi pengendara ketika menggunakan ponsel saat mengemudi.

Kamera AI

Negara bagian New South Wales menerapkan teknologi yang disebut sebagai ‘kamera pendeteksi definisi tinggi’ ini pada Minggu (1/12) waktu setempat.

Menteri Transportasi New South Wales Andrew Constance mengatakan teknologi tersebut merupakan teknologi yang pertama di dunia.

Kamera akan menggunakan kecerdasan buatan untuk meninjau gambar dan mendeteksi penggunaan ponsel yang ilegal. Misalnya saat melakukan panggilan telepon atau menerima telepon saat berkendara.

Gambar yang ditangkap kamera akan diverifikasi oleh pihak berwenang. Pihak tersebut juga menjamin penyimpanan data di sistem yang aman.

Empat puluh lima kamera portabel akan dipasang di seluruh negara bagian. Pengemudi tidak akan mengetahui posisi kamera karena tidak akan ada tanda pemberitahuan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan,

Untuk tiga bulan bulan pertama, pengemudi yang tertangkap oleh teknologi akan menerima surat peringatan. Setelah tiga bulan, Constance mengatakan pemerintah akan memberi denda mulai dari AUS$344 hingga AUS$457.

“Pemerintah New South Wales serius untuk mengurangi korban di jalan negara bagian. Peluncuran kamera pendeteksi ini adalah cara lain kami untuk mengurangi korban,” ujar Constance.

Constance menjelaskan dalam uji coba teknologi awal tahun ini telah menangkap lebih dari 100 ribu pengemudi yang menggunakan telepon secara ilegal.

Negara bagian memang ingin mengurangi angka kematian sebesar 30 persen pada tahun 2021. Membuat panggilan dan menerima panggilan telepon memang sah di New South Wales, asalkan menggunakan hands-free.

Lebih lanjut, membuka media sosial, panggilan video, kamera, memutar audio saat mengemudi hanya sah jika pengemudi memarkir kendaraan mereka di luar lalu lintas.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *